Showing posts with label CiLoTeH. Show all posts
Showing posts with label CiLoTeH. Show all posts

Tuesday, January 6, 2009

Save Palestine !!!

Siapa yang patut disalahkan? aku pun tak bisa menjawabnya. Aku tidak mengikuti berita awalnya penyerangan kembali Gaza oleh Israel. Ada yang mengatakan kalau serangan Israel ke Gaza itu disebabkan karena Hamas tidak mau melakukan gencatan senjata, makanya Israel melakukan serangan ke Gaza.

mmhhhh, tapi apakah pantas jika Hamas dijadikan kambing hitam dalam serangan ini? Sungguh aneh pemikiran mereka orang-orang Israel. Bayangkan, orang mana yang mau rumahnya dikuasai oleh orang lain? Anda juga tidak mau kan? Wajar toh kalau HAMAS mewakili Palestine tidak mau begitu saja tunduk pada Israel dan akan terus mempertahankan apa yang menjadi milik mereka. Lalu Israel, dengan menggunakan senjata pembunuh massal menghabisi warga2 palestine hanya dalam hitungan detik dengan alesan melindungi rakyat mereka dari serangan HAMAS.


Kejam, memang itulah yang pertama kali terpikirkan dalam benakku ketika kembali mendengarkan berita ini. Mereka bukan lah manusia yang memilik hati nurani. Pengecut, itulah mereka Israel. Bagaimana tidak, mereka menghabisi anak-anak kecil Palestin hanya karena takut anak-anak tersebut akan tumbuh besar dan berbalik menyerang mereka beberapa tahun lagi. Mereka menghabisi wanita-wanita Palestine hanya karena takut para kaum ibu tersebut akan melahirkan pejuang-pejuang yang akan bergerak mempertahankan Palestin. Dan anehnya lagi, mereka orang-orang pinter AS hanya mampu melihat kesalahan HAMAS dalam permasalahan ini.


yah, peperangan Israel-Palestine, tepatnya lagi peperangan Yahudi-Islam tidak akan berhenti dengan mudahnya. Semuanya telah tertulis didalam Alquran. Mereka kaum Yahudi tidak akan berhenti sebelum mereka mampu menaklukan Islam, dan ini takkan terwujud, karena Muslim akan kembali bersatu memperjuangkan Islam. Setelah itu, the end of the world...Kiamat sudah dekat :)


Bagi saudara-saudaraku sesama muslim, yang besedia menyisihkan sebagian hartanya unutk membantu saudara-saudara di Palestina dapat mengikuti program penggalangan dana yang dilakukan oleh MER-c (Medical Emergency Rescue Comitte) dgn transfer ke :

BCA : 6860153678

Bank Syariah Mandiri : 0090121773

Muamalat : 3010052115

Atau ketik MERC PEDULI ke 7505, Rp5.000/sms

Saturday, January 3, 2009

Happy Niu Yia

yah lebih baik telat dari pada tidak sama sekali :)
hehehe, pepatah lama :P


SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1430 H
&
SELAMAT TAHUN BARU MASEHI 2009

Semoga tahun ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya sehingga kita tidak termasuk kedalam orang orang yang merugi apalagi celaka, amin...


Semoga apa yang kita targetkan ditahun ini dapat terwujud, amin...

Sunday, September 7, 2008

Kalah or Menang? Mau yg Mana???

allow semua....

dah lama nih nggak nulis :)

tadi baru saja aku menyaksikan F1, yang berlangsung di Belgia, yah... hasil yang mungkin mengecewakan bagiku yang menjagokan Kimi Raikkonen dalam pertandingan ini,yah, kalau tidak Felippe Massa lah, hehehe...pokoknya Ferrari :P Namun Raikkonen tidak mampu menjadi the winner kali ini, dan Massa hanya berada pada tempat kedua, dimana tempat pertama berhasil diraih oleh pembalap Lewis Hamilton dari McLaren Mercedes.

Kecewa yang kurasa pastilah tak sebanding dengan apa yang dirasakan oleh Raikkonen sendiri. Bagaimana tidak, ia hampir saja menjadi the winner pada pertandingan kali ini. Ia hanya perlu memyelesaikan 1,5 lap lagi dari 44 lap yg harus dilalui. Namun, takdir Allah memang tidak ada yang bisa mengetahuinya. Setelah berhasil disalip oleh Hamilton, Raikkonen sepertinya kehilangan konsen, atau mungkin ada sesuatu yg terjadi dgn mobilnya, ia gagal menyelesaikan 2 lap terakhir, dan sempat berputar2 dilapangan, hingga akhirnya ia harus OUT...oh tidak..., sedih...pasti

Aku sendiri? ^_^
sebenarnya aq bukanlah orang yang menyukai persaingan. Kenapa? karena aq merasa, begitu berat dilema jika seandainya aq menempatkan diriku pada kedua pihak yang bertanding, yaitu sang pemenang dan yang kalah. Akan sangat menyenangkan, bahagia jika kita bisa menjadi seorang pemenang, dalam hal2 tertentu aq juga pernah menjadi seorang pemenang :) Aq bisa mengingat dengan jelas wajah2 para pemain Itali yang sukses menjadi kampiun pada World Cup 2006 lalu, ataupun Spanyol pada Euro 2008 yang baru saja berlangsung.

Namun, aq juga tidak sanggup ketika memikirkan perasaan orang2 atau pihak yang mengalami kekalahan, karena aq sendiri juga pernah mengalaminya, hehehe :D dan kembali pada dunia bola, mengingatkan aq pada wajah2 menyedihkan milik para pemain Perancis pada World CUp 2006, hwaaa.....Zidaneku... (even i'm an Italian fans :P) atau ketika Italia gagal masuk ke babak seminfinal pada Euro kemaren, dan terlebih menyedihkan lagi kedua tim ini hanya memperoleh kekalahan karena penalti...bukan dari 2x45 menit pertandingan plus 2x15 menit perpanjangan waktu.... sungguh menyedihkan :((

Ya, begitulah suatu pertandingan. Bagaimanapun kita menolaknya, hasil akhir tidak akan berubah, selalu ada yang kalah dan menang dalam pertandingan. Sepertin halnya hidup, kita akan mengalami hal-hal seperti ini, kadang menang, kadang kalah. Atau kalau lebih jauh lagi kita bisa berkata, kadang senang kadang susah. Aq teringat pada mata kuliah Psikologi Sosial yang dulu pernah ku ambil semasa kuliah, ada 3 golongan orang, yaitu orang yang selalu ingin menjadi pusat perhatian (kalau nggak salah, lupa :P), orang yang selalu ingin belajar, dan orang yg selalu ingin bersaing. Aq lupa klasifikasinya berdasarkan apa, hehehe... yang jelas, aq yakin bahwa aq tergolong orang yang hanya ingin belajar, aq tidak ingin bersaing, atau pun menjadi pusat perhatian orang-orang, yang jelas aq hanya ingin belajar, belajar dan belajar :)

Wednesday, August 6, 2008

FBR???


FBR??? itu singkatan dari Forum Betawi Rempug ya?? Kesel, itu yang kurasakan semalam melihat 3 orang yang mengaku anggota FBR diatas kopaja 20 yang kutumpangi ( satu orang sih sebenarnya yang bikin kesel).

Sebenarnya aq tidak tau persis apa yang terjadi (tapi aq tau dgn jelas masalahnya apa). Ketika naik ke kopaja, tiba-tiba terdengar suara sang konektur yang usianya masih terlalu kecil (menurutku) untuk menjadi seorang knek, mungkin masih SMP, itupun kalau dia masih sekolah. Sang knek berteriak pada salah seorang penumpang yang mengaku anggota FBR itu, "mas, ini kurang, masa cuma bayar 6000 buat bertiga, kurang mas". Trus, si FBR malah ngebentak, "trus napa, lo nggak seneng". Si supir yang juga ikutan kesel akhirnya ikut bersuara, "udah,....(memanggil nama si knek, tapi aq lupa), turunin aja kalau nggak mau bayar".

Tiba-tiba, yang terjadi adalah si FBR, yang notabene menurutku tidak terlalu menyeramkan sebagai seorang preman, n juga masih tergolong muda jika dibandingkan pak supir malah semakin panas. Ia maju kedepan, dan menghadap sang supir, "lo mau apa? lo tau nggak, gw ini anggota FBR, lo tiap hari ngelewatin lebak bulus, nggak bakal tenang lo" bentak si FBR sambil menghetak-hentakkan kaki. Sang supir yang dah mulai ketakutan akhirnya cuma bisa berkata, "ya udah mas, udah nggak paapa, saya juga anggota FBR kok".

"gw hapalin mobil lo, gw tandain" balas si FBR masih belum puas. Pak supir hanya bisa berkata "udah mas, nggak paapa, jalan aja". Namun si FBR masih belum senang, sampai akhirnya ia berjalan menuju pintu, dan memukul2 pintu layaknya seorang knek, ketika ada penumpang yg mo turun ataupun naik, "udah, berenti, turunin gw" kata si FBR. Pak supir yang ntah mungkin merasa takut masih belum mau berhenti, dan sekali lagi si FBR memukul pintu, "berenti, udah ... (menyebut nama 2 orang temennya yg lain, yang sbelumnya dibelakang cuma teriak-teriak udah,..,udah,...) kita turun aja", dan akhirnya si supir mengalah dan berhenti, serta sang FBR beserta temannya turun.

keseeeeeelllllllllllllll, kemarahan meledak didalam hatiku. Lalu kenapa kalau kamu seorang FBR? mau FBR kek, mau polisi kek, pengusaha, bahkan presiden sekalipun, seharusnya kita mau mematuhi peraturan. Kalau memang peraturannya jauh dekat 2500, ya bayar segitu. Mungkin memang ada sebagian kopaja/metro mini yang bisa menerima ongkos 2000 atau bahkan 1500 untuk jarak yg cukup dekat, namun sebagai penumpang tak seharusnya kita hanya memikirkan tentang keuntungan kita sendiri.

Pak supir n knek itu juga berusaha mencari makan, dari ongkos yg kita berikan. Kita juga bekerja untuk mencari nafkah, sama kan dengan mereka? Kita ngerasain susahnya nyari duit, mereka juga. Lalu kenapa kita tidak mau menghargai usaha mereka? Kita kesusahan BBM naik, mereka juga. Jangan hanya karena kita berkedudukan, berpangkat, berstatus sosial, lalu kita bisa ngerendahin orang lain begitu saja. Tanpa pak supir n kneknya, banyak dari kita yg bakal kesusahan, termasuk anda sang FBR, karena dengan jelas anda masih membutuhkan angkutan umum.

Yah, itulah kekesalan, tepatnya kemarahan , yang kurasakan semalam. Namun kekesalan itu nggak hanya segitu saja. Kemarahan ku semakin meningkat ketika menyadari bahwa tidak ada seorang penumpang pun yang mau angkat bicara terhadap kejadian tersebut. Terlihat sekali mereka tidak ambil pusing dgn apa yg terjadi, mungkin yang ada dalam pikirannya hanya, yang penting gw nyampe. Kessseeelllllllllllllllllllll,.... Seandainya aq bukan wanita, kan kulabrak pemuda itu, seandainya aq tidak memikirkan kemungkinan buruk yg kan terjadi,..., hatiku sudah benar2 ingin teriak, namun mulutku masih terkunci.

Kusadari, iman ku masih belum kuat, aku tak mampu mengatasi suatu maksiat dengan mulutku, jangan kan dengan tanganku. Dan serendah-rendahnya iman adalah menentang suatu maksiat dengan hati, dan itulah kadar imanku. Ya Allah, aq tau Kau akan selalu melindungiku, selama yang kulakukan adalah demi menegakkan kebenaran (bahkan Kau masih hadir dalam hari-hari penuh khilafku), tapi kenapa aq masih tak mampu? masih kurangkah kepercayaanku kepada MU? Astaghfirullah...

Ya Allah, inilah kondisi saudara-saudara ku di negeri tercinta ini, Indonesia, yang semakin terpuruk dan penuh noda. Bentar lagi HUT RI, negeri ini semakin tua, namun peradaban n moralnya semakin jauh dari dewasa dan bijaksana. Masih ingatkah kita sumpah pemuda??? satu bangsa, Bangsa Indonesia. Lalu kenapa kita harus nyombong sebagai anggota FBR di jakarta ini, toh jakarta ini masih bagian Indonesia, berarti juga milik orang sumatera, Jawa, kalimantan, Sulawesi, Irian dan lainnya. Dimanakah letak kebudayaan orang Indonesia yg terkenal ramah, dan terbuka???? bagaimana kita bisa membangun citra Indonesia di negara lain, jika sesama kita saja masih membeda2kan RAS??

Namun satu yang pasti, ku cinta Indonesia :)


Wednesday, July 9, 2008

Kungfu Panda!

Tulisan ini kuambil dari milis Itb_2003, silahkan dinikmati !!!

Written by : Ruli Amirullah


Assalamualaikum Wr Wb,
Dear all,

Setelah teman-teman sibuk membicarakan film kungfu panda dengan segala kelucuannya, setelah ramai orang-orang membicarakan nilai-nilai kebajikan dalam film itu, akhirnya saya nonton juga filmnya…


Dan dari awal film saya sudah terpingkal-pingkal menyaksikan tingkah Po, tokoh utama dengan wujud panda yang gembul dan lucu yang bersusah payah ingin bangun dari posisi tidur dengan gaya jagoan kungfu..( ah, masihkah perlu saya deskripsikan, jangan-jangan semua pembaca sudah nontonkan?). Dan sampai akhir film juga saya masih tetap ketawa lebar. Lucu!


Dan yang mau saya bahas disini sebenarnya adalah kekaguman saya, menyaksikan betapa film anak di luar negeri benar-benar dibuat dengan cermat. Tidak hanya detail gambar yang semakin hari semakin canggih, tapi juga jalan cerita yang berbobot. Kungfu panda sebenarnya adalah sebuah film berat dengan muatan pesan moril yang berat pula. Mungkin kalo di buat film dengan kemasan yang biasa aja, bakal jadi film yang membosankan. Tapi mereka, berhasil mengemasnya dalam kemasan yang menarik, lucu, ceria dan “sepertinya ringan” sehingga tanpa sadar, sambil kita tertawa tergelak-gelak, masuklah pesan-pesan moril yang bernilai tinggi kedalam benak..


Coba perhatikan.. ada banyak pesan yang tampil dari ucapan-ucapan tokohnya..


“Tidak ada yang kebetulan”

(diucapkan berkali-kali oleh Master Oogway kepada Shifu. Yup! Hidup terlalu sederhana kalau disebut kebetulan. Terlalu banyak hal-hal kebetulan di dunia ini, sehingga sebenarnya itu bukanlah kebetulan tapi sudah dirancang sedemikian sempurna. Oleh siapa? Ya siapa lagi, kalau bukan Sang Maha Pencipta…)


“Cobalah, kita tidak akan pernah tahu kalau kita belum mencoba”

( jawaban Shifu ketika Po bertanya apakah ia bisa melewati beragam alat latihan kungfu yang tampak menyeramkan tersebut. Dan ketika akhirnya dicoba, memang Po gagal. Tapi intinya, ia sudah mencoba. Jika kita tidak pernah mencoba, kita sudah pasti gagal. Tapi jika kita sudah berani mencoba, mungkin kita akan gagal.. tapi ada kemungkinan pula kita berhasil!)


“Ukuran dan bentuk tubuh tidak lah penting untuk menjadi jagoan. Lihat tubuhku..”

( ucapan salah satu pendekar kungfu yang berwujud belalang nan kecil mungil. Pesannya jelas banget ya. Jangan minder sama kekurangan fisik yang kita miliki, yang membuat seseorang menjadi berhasil bukalah ukuran dan bentuk tubuh, tapi harapan, ikhtiar, dan keyakinan.. dan jangan lupa, tawakal..)


“Saya salah mengajar Po sama dengan cara saya mengajar 5 murid yang lain.. dia harus diajar dengan cara tersendiri”

(ketika Shifu sadar saat melihat bahwa ternyata Po menjadi begitu bersemangat saat berusaha mendapatkan makanan, sehingga akhirnya Shifu menggunakan metode tersendiri ketika mengajari kungfu terhadap Po – jadi jangan samakan semua anak, setiap anak punya motivasi sendiri untuk mengembangkan kemampuan terbaik mereka)


“Persik tetaplah persik, tidak akan bisa mengalahkan Tai Lung..”

“Bisa, asal kau merawat dan membesarkan persik tersebut dengan keyakinan” (percakapan shifu dengan Master oogway ketika Shifu merasa tidak mungkin Po menjadi pendekar kungfu. Padahal sebenarnya bisa asal kita mendidiknya dengan tepat dan penuh keyakinan)


“Resep rahasia itu sebenarnya tidak ada, yang ada hanyalah keyakinan”

(resep rahasia kuah mie rebus dari ayahnya Po, yang akhirnya membuka kesadaran Po akan maksud dari lembaran jurus rahasia “dragon warrior” yang isinya kosong, mau tau maksud lain dari kosongnya lembaran tersebut? Bahwa untuk menjadi yang terbaik, jadilah kosong! Jadilah zero! Buang semua belenggu yang mengotori pikiran. Maka kekuatan yang kita miliki justru akan menjadi begitu luar biasa)


“Saya memang tidak suka disini karena saya selalu diledek dan diremehkan, tapi saya tahu dengan berada disini, saya bisa menjadi saya lebih baik..”

(saat Po ditanya mengapa dia terus bertahan di padepokan padahal dia tidak disukai oleh yang lain. Terbukti bahwa Po berjiwa besar, walaupun ia tidak suka berada di padepokan kungfu karena ‘ego’nya selalu disinggung, tapi ia terus bertahan karena ia tahu manfaat yang akan ia peroleh. Makna lain, ambilah yang bagus dari seseorang, tinggalkan yang jeleknya. Sementara di kita malah kebalikannya, kita malah lebih fokus membicarakan keburukan orang dan gara-gara kebukuran tersebut hilanglah semua kebaikannya)


“Yang harus kamu lakukan adalah, kamu harus percaya..”

(sebelum Master Oogway wafat dan meyakinkan Shifu bahwa ia bisa menjadikan Po menjadi dragon warrior. Intinya, keyakinan dari yang ngajar dan keyakinan dari yang diajar. Mengajarkan pada kita, apalagi bila kita orang tua, untuk selalu yakin bahwa anaknya akan menjadi yang terbaik. Dan jangan diberi panggilan/ cap buruk seperti nakal, malas dll, karena itu akan menanamkan di benak anak bahwa memang mereka nakal dan malas)


“ Saya telah berusaha apapun untuk menjadikan kamu dragon warrior, tapi bukan saya yang menentukan hasil”

(lanjutan dari kata-kata “kamu harus percaya”, diucapkan dari Shifu pada Tai Lung yang kecewa karena dirinya tidak menjadi dragon warrior, yang kalo dilihat, Spiritual banget! Itulah ucapan “Doa, ikhitiar setelah itu tawakal”. Tugas kita hanyalah doa dan berusaha, hasilnya serahkan pada Allah. Jangan kecewa kalau Allah berketapan lain yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita..)


“Saya bangga dengan kamu, sangat bangga! Bahkan saking bangganya menyebabkan saya melakukan kesalahan, saya membentuk kamu menjadi apa yang saya inginkan..”

( masih ucapan antara Shifu dengan Tai Lung, saat Shifu sadar bahwa ia salah telah berusaha menjadikan Tai Lung sesuai dengan obsesinya. Tanpa melihat apa yang sebenarnya diinginkan oleh Tai Lung. Sering terjadi saat ini, dimana orang tua suka memaksa anaknya menjadi apa yang orang tua inginkan, padahal setiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda dan mungkin tidak sesuai obsesi sang orang tua)


“Itukan jurus kuncian …., tidak mungkin Shifu mengajarimu”

“Memang tidak, saya belajar sendiri”

(percakapan antara Tai Lung dengan Po, saat detik-detik terakhir sebelum Po menghancurkan Tai Lung. Teruslah belajar, teruslah menuntut ilmu, apapun yang terjadi, karena sesungguhnya ilmu itu tidak ada habisnya. Bukan begitu? Jadi, teruslah Iqra, walau bukan didalam ruang kelas... karena yang bisa kita pelajari sesungguhnya banyak, tidak terbatas pada textbook, tapi juga dari kejadian sekeliling kita)


“Dragon warrior adalah pendekar yang bisa memberikan kedamaian..”

(ucapan Master Oogway pada Shifu saat menjelaskan bahwa tokoh yang pantas mendapat gelar ‘terjago’ adalah seseorang yang dengan kekuatannya justru bisa membawa rasa damai bagi sekeliling, bukan malah menebar rasa cemas.. Saya senang dengan ucapan ini soalnya sekarang banyak yang anggap jagoan/pemimpin hanya sekedar kuat dan berkuasa, bahkan kemudian menjaga kelestarian ke-kuasa-anya dengan menebar terror/rasa takut pada lingkungan sekitarnya. Padahal pemimpin sejati seharusnya justru bisa menimbulkan rasa tenang dan damai bagi yang dipimpinnya)


Itu baru kata-kata, belum lagi adegan yang juga menggambarkan pesan-pesan moral tanpa kata-kata..


Adegan saat setiap pagi si PO bermimpi menjadi pendekar hebar dan setelah itu memandang action figure (boneka miniature) dari 5 pendekar kungfu, menggambarkan bahwa tanpa sadar Po sedang mem-visualisasi- kan mimpinya untuk menjadi jagoan kungfu.. (dan akhirnya menjadi kenyataan, setelah ia belajar/ikhitiar ) .. power of visualization/ pray/ doa…


Adegan bapaknya Po yang begitu mengharap anaknya bermimpi tentang mie. Karena dengan mimpi tentang mie, ia yakin anaknya akan bisa menjadi tukang mie hebat. Kenyataannya, si Po lebih sering bermimpi menjadi jagoan kungfu, karena memang itulah yang sering ia khayalkan, menjadi jagoan kungfu (dan akhirnya memang terwujud bukan?) – power of dream.. beranilah bermimpi teman! Tapi jangan lupa, berani pula untuk mewujudkan mimpi tersebut..


Adegan jungkir baliknya Po untuk berusaha masuk ke dalam padepokan, dari mulai memanjat, naik pohon, sampai akhirnya menggunakan kursi yang ditempel kembang api, menggambarkan ihktiar tiada henti – power of struggle.. untuk kategori ini, ada banyak adegan, misalnya saat Po jatuh terguling-guling ke bawah tapi kemudian tetap naik lagi keatas untuk kembali berlatih. Saat Po tetap tersenyum walau badannya babak belur, diputar-putar, dibanting-banting oleh 5 pendekar dan oleh Shifu, hanya karena ia tahu dengan ‘babak belur’nya ini ia bisa menjadi pendekar pula. Intinya, jangan mudah putus asa!


Adegan saat Po begitu menikmati belajar kungfu dengan metode rebutan makanan, walaupun akhirnya ia juga bisa terus semangat tanpa di iming-imingi lagi dengan makanan. Memperlihatkan kita bisa mendidik seseorang menjadi sukses bila memang metodenya tepat, sesuai dengan minatnya..


Adegan pendekar harimau marah ketika melihat muka Po berubah jelek saat si harimau habis bercerita tentang riwayat Tai Lung (adegan ini membuat saya hampir guling-guling di bioskop saking lucunya. My fave scene!) Ia sudah hampir menghajar Po karena tersinggung merasa diledek. Untung si belalang buru-buru memberi tahu bahwa ‘muka jelek’ Po terjadi bukan karena disengaja oleh Po, tapi karena ia salah menancapkan jarum akupuntur ke syaraf muka Po . Maksudnya jelas, jangan buru-buru menilai orang, pelajari dulu kejadiannya. Jangan terkungkung oleh persepsi (buang belenggu persepsi itu.. hehe)


Penggambaran para pendekar yang terdiri dari harimau, kera, ular, belalang, bangau dan termasuk panda (yang gemuk), menjelaskan bahwa untuk menjadi jagoan (orang baik/sukses) fisik bukanlah hambatan.


Pertempuran antara 5 pendekar dengan Tai Lung, membuktikan bahwa setiap mahluk yang mungkin tidak terlihat seperti jagoan (misalnya ular, bangau dan belalang) ternyata mereka bisa menolong rekannya dengan kelebihan yang mereka miliki. Menggambarkan setiap orang pasti punya kelebihan..


Perkelahian antara Po dengan Tai Lung, ‘jurus’ yang membuat babak belur Tai Lung justru adalah jurus dengan menggunakan anggota tubuh yang selama ini menjadi kelemahan Po dan menjadi tertawaan semua penonton, yaitu perutnya yang gendut! Jurus inilah yang membuat Tai Lung terhempas ke tanah dari ketinggian sehingga membuatnya lemas. Kekurangan seseorang, bila diolah dengan baik justru bisa menjadi kekuatan..


Raut muka Shifu yang selalu muram, dikarenakan kekecewaan yang mendalam akibat murid kesayangannya gagal menjadi dragon warrior, dan malah berubah menjadi jahat. Hingga akhirnya ia bisa kembali tersenyum ketika menyadari bahwa kesalahannya selama ini adalah terlalu berharap tapi tidak bisa menerima kenyataan. Hingga hasil dari itu adalah suatu “kebutaan”, padalah murid-murid berikutnya pun sangat berbakat (pesan morilnya, janganlah kekecewaan terhadap suatu hal menghancurkan hidup kita selanjutnya. Life must go on. Tetap sebarkan dan rasakan kasih sayang dari sekeliling, karena cinta Ar Rahmaan ada di sekeliling kita bukan?. Pesan moril yang kedua, jangan lupa untuk selalu tawakal setelah doa dan ikhtiar sepenuh hati. Bila hanya doa dan ikhitiar saja, maka akan menjadi obsesi dan akan menghancurkan hati kita bila yang terjadi tidak sesuai yang kita harapkan. Yakin saja, bahwa apapun hasilnya, pasti itu yang terbaik bagi kita)


Adegan kesombongan kepala penjara. Yang begitu yakin penjaranya tidak mungkin kebobolan dikarenakan adanya ribuan penjaga, kondisi medan yang diatur sedemikian rupa untuk menghalangi kaburnya tahanan, system senjata pengaman yang canggih. Tapi ternyata semua itu runtuh akibat sehelai bulu. Ya, sehelai bulu memang menjadi awal dari kisah pelarian Tai Lung dari penjara. Maksud adegan ini jelas, sudah sehebat apapun kita, jangan pernah merasa sombong, hebat dan kuat. Bisa jadi malah kita akan hancur hanya gara-gara hal sepele (digambarkan dengan sehelai bulu) yang tidak pernah kita duga.


Waah..

Seru ya!


Itu baru ucapan dan adegan yang saya ingat, dan rasanya banyak adegan dan ucapan berbobot lain yang belum saya tulis. Tapi saya lupa, hehehe (nanti deh kalau saya nonton lagi)


Trus inti dari email ini apa?

Mmmm.. bingung juga, abis pesan moralnya banyak sih..

Gini deh, kalo saya sih melihatnya, kemaslah sesuatu dengan sesuatu yang menyenangkan!

Baik itu pelajaran-pelajaran ..

Baik itu nasihat-nasihat. .

Baik itu pesan-pesan. .

Baik itu cara kita memandang suatu kejadian..

Baik itu cara kita menghadapi suatu peristiwa..

Baik itu cara kita menjalani kehidupan..

Kemaslah dan lihatlah semua dengan hal yang menyenangkan. . maka kitapun akan merasa ringan dalam mengarungi segala macam gelombang kehidupan..


So, keep smile my friend!

(eh, buat yang belum nonton, sorry yaaa.. saya udah nyeritain bagian2 penting dari film ini.. hehehe)

Wassalam..


(Panjang juga ya ternyata ...)


Wednesday, June 4, 2008

LuPa deH,...

Ups,.. padahal hari ini aq berniat buat ngeposting fotonya Ari,...
tapi lupa deh :(
Ya sud,... besok aja deh, mudah-mudahan inget :)
Oh ya, dikantor ada yang namanya mas Ari juga, hari ini dia ulang tahun, kalau Ariku masih 24 hari lagi nih,....

-NoThingImportantToSay-

Monday, May 26, 2008

CoN6rAt5 ii,...

huhuhu, jadi tante lagi bo,...

Bakal dipanggil tante mega ama anaknya ii yg baru lahir, ponakan pertama math03,
Selamat ya ii atas lahirnya anak pertama, Muhammad Sultan...(apa ii? lupa euy :P)
moga jadi anak yang sholeh n pinter ya,

Saturday, May 17, 2008

Uber Cup InDoNesIaKu

Sedih memang ketika kesampatan untuk merebut kembali piala uber ketangan Indonesia lepas begitu saja. Namun ini merupakan hasil maksimal yang dapat dicapai oleh tim INDONESIA. Setelah untuk terakhir kalinya piala Uber lepas dari tangan tim Indonesia pada tahun 1996, suliat rasanya untuk dapat meraih kembali, namun pada tahun ini, dimana tim Indonesia mampu masuk ke babak final, merupakan suatu keberhasilan yg melewati target.

Mungkin kesempatan itu masih belum datang, namun aku yakin, dengan keberhasilan ini semangat perjuangan tim bulutangkis Indonesia akan semakin meningkat. Mungkin esok, kita tak hanya bediri di stage kedua namun kita mampu mengumandangkan lagu Indonesia dan mengibarkan sang merah putih dengan penuh kebanggaan.

Bangkit Indonesiaku, masih banyak perjuangan yang harus kita lakukan. Semangat, maju terus pantang mundur!!!

(tim thomas, piye toh, masa' kalah dari tim uber, and yang parahnya taufik, setidaknya engkau meniggalkan kesan yg baik sebelum gantung sepatu (emangnya sepak bola??), eh salah, gantung raket maksudnya :P, ya sudahlah, mungkin ini yang terbaik yang harus didapatkan oleh tim indonesia. Bagaimanapun, mereka telah berjuang dengan sekuat tenaga.)

Friday, February 29, 2008

A2C

Mahasiswa ITB memang t-o-p deh,... filmnya aja masih tayang midnight di bioskop tapi kita-kita dah nonton di theater pribadi hasil donlotan rileks. Sankyu fara chan :) Beginilah sikap masyarakat Indonesia, gimana mau maju kalau masyarakatnya sendiri tidak menghargai hasil karya bangsa. Jangankan masyarakat awam, masyarakat yang katanya golongan "intelek" sejenis mahasiswa ITB pun tidak lepas dari yang namanya bajakan. Mungkin karena dah terbiasa ngebajak (fotokopi. red) buku kuliah kali ya.

Kok jadi ngebahas soal bajak-membajak...

Menurutku jarang sekali suatu buku/novel yang sukses dipasaran juga dapat ditampilkan dengan baik dalam bentuk suatu film. Atau mungkin cukup sulit untuk membuat suatu film yang sangat sesuai dengan apa yang ditulis di novel. Film ayat-ayat cinta mempunyai alur cerita yang cukup berbeda dengan novel aslinya. Fahri yang ditampilkan dalam filmnya terlalu polos jika dibandingkan dengan novelnya. Karakter aisyah dan marianya pun cukup berbeda. Dan yang paling kentara adalah perbedaan ide cerita.

Novelnya begitu islami, segala adegan yang diceritakan di novelnya selalu dikaitkan dengan Syariah Islam. Dan menurutku, novel tersebut tidak hanya bercerita tentang kisah cinta fahri, namun lebih ke arah bagaimana agar cinta itu selalu berada dalam koridor-koridor Islam. Filmnya tidak terlalu berbeda, namun yang ingin ditonjolkan disini bukanlah keislamannya, melainkan kisah cinta itu sendiri. Menurutku cukup berat bagi sang produser uuntuk membuat film yang "truly" ayat-ayat cinta, secara,... produsernya islam nggak ya??? Trus juga pasarannya belum tentu hanya kalangan muslim saja.

Yang paling tidak sesuai adalah akhir dari kisah fahri,aisyah, dan maria. Jika di novelnya maria segera meninggal setelah fahri bebas, disini malah diperlihatkan bagaimana kehidupan merkea bertiga. Dan yang paling menyimpang, tidak hanya dari novelnya, tapi juga dari syariat islam adalah, mereka bertiga hidup dalam satu rumah (kalau aku nggak salah sih suami yang poligami tidak boleh menempatkan istri-istrinya dalam rumah yang sama). Kayaknya sang produser ingin memperlihatkan kisah seorang laki-laki yang berpoligami. Aku jamin, banyak wanita yang akan semakin anti dengan poligami setelah menonton film ini (wanita mana yang mau dimadu, hehehe :)). Sangat terlihat bagaimana api cemburu diantara aisyah dan maria serta kebingungan yang melanda fahri. Namun akhirnya semua masalah sepertinya teratasi. Ya, masalah itu dapat teratasi jika kita kembali kepadaNya. Seperti kata fahri pada Aisyah, ikhlas.

Sebagaimana dalam islam, balasan seorang wanita yang ikhlas di poligami adalah syurga. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana untuk ikhlas dengan yang sebenarnya. Hohoho, kayaknya ini dah masuk ke poligami :) Dalam islam seorang laki-laki memang diperbolehkan berpoligami, namun harus memenuhi syarat-syarat tertentu, dan yang paling utama adalah adil. Seperti kata syaiful dalam filmnya, istri satu aja belum tentu adil apalagi dua atau lebih. Karena, adil itu memang berat. Jadi, bagi anda para lelaki, berfikirlah berkali-kali untuk berpoligami, dan untuk para wanita, juga berfikirlah berkali-kali untuk dipoligami (karena balasannya syurga euy.)

loh, mee, piyo toh,...kamu setuju poligami??? hehehe, kalau poligaminya sih aku setuju-setuju aja, terserah ama yang menjalankan, tapi kalau dipolgami,...ntar dulu ye... sampai saat ini aku masih menjawab i'm not ready yet to polygamy and i'm not sure i'll be ready someday :):):) Kok jadi ngebahas soal polygamy??? Intinya mah, bagi anda yang pernah membaca novelnya, anda akan banyak menemukan ketidaksesuaian antara novel dan filmnya, dan mungkin akan banyak kritikan yang akan dilontarkan. Tapi bagi yang belum pernah baca novelnya, kurasa film ini cukup bagus dan mengharukan. Dan bagi anda yang sensitif, maka film ini cukup bisa meneteskan air mata :)

Wednesday, February 27, 2008

D(o)RamA


Menjadi (mantan) mahasiswa ITB, tak hanya memberiku ilmu tentang matematika dan lainnya, tapi juga memberiku kesempatan untuk menoton j-dorama and k-drama. Entah berapa banyak dorama yang telah kutonton semasa kuliah. Hal ini telah menciptakan pendapat tersendiri tentang j-dorama n k-drama.

Setiap kali menonton dorama jepang, selalu saja ada sesuatu yang bermanfaat yang bisa kuambil. Sering kali semangat kembali berkobar setelah menontong dorama, atau sering kali aku mendapat suatu pelajaran tentang suatu hal setelah menontonnya. Sebut saja dragon sakura, deteketif galileo, juken no kamisama, yang berhasil memompa semangatku untuk terus belajar. Gokushen, my boss my hero, hana yori dango, mukodono, nodame, dan lainnya,..yang banyak memberikan pelajaran jika kita mau memperhatikannya. Dan yang paling berkesan tentu saja ichi littoru no namida, yang memberikan pelajaran agar kita mampu dan mau menghiasi hidup yang sangat berharga yang telah dianugerahkanNya.

Berbeda dengan j-dorama, k-drama lebih banyak menyuguhkan cerita-cerita romantis, yang memberikan kesan tersendiri setelah menontonnya. Sebagai sosok yang cukup sensitif dan melankolis, aku sering kali terhanyut dengan cerita-cerita yang disampaikan. Tak jarang k-drama ini selalu berkesan bagiku. Tapi untuk k-drama, aku cukup selektif dalam memilihnya. Suatu drama bisa ku tonton berulang kali tanpa merasa bosan, namun bisa juga tidak memberikan ketertarikan sama sekali bagiku. Hingga saat ini, winter sonata dan all about eve, tidak mampu bergeser dari posisi puncak dihatiku (ini karena ceritanya atau bintangnya, hehehe).

Jika dibandingkan dengan karya-karya dari dua negara tersebut, maka sinetron indonesia mendapatkan nilai yang sangat-sangat menyedihkan dihatiku. Makin hari sinetron indonesia makin tak bermutu, menurutku. Jangankan untuk diambil sebagai pelajaran, menghibur pun belum tentu. Semakin menjamurnya bintang-bintang baru di dunia selebritis indonesia tak menjamin semakin berkualitasnya hasil karya perfilman indonesia. Bahkan sering kedengar celoteh orang-orang sekitar, jika ada sinetron indonesia yang bagus, maka tak diragukan lagi bahwa idenya didapat dari hasil contekan j-dorama atau k-drama. Boleh-boleh aja sih mencontek (bukan dalam ujian) dalam rangka belajar untuk sesuatu yg lebih baik, tapi apakah selamanya bangsa ini hanya mapu mencontoh tanpa bisa memberikan ide baru yang originil??